Sabtu, 22 Januari 2011

#Misi21 D19

No STRESS on location.

Shooting hari pertama, dan aku menantang diriku untuk tidak stress hari ini.

Berbicara mengenai stress, penyakit itu memang sering menyerangku di lokasi shooting. Gerak-gerikku mungkin tidak menunjukkan itu, tapi air muka ku tidak bisa berbohong.
Pernah suatu hari di lokasi shooting, sutradara nya menyuruhku tersenyum. Di kesempatan lain, ia memanggilku karena concern dengan wajahku yang katanya terlihat stress. Di hari-hari awalku masuk dunia produksi, aku pernah sampai menangis, karena seorang sutradara mengerjaiku habis-habisan.

Dan hari ini, ada beberapa alasan bagi ku untuk stress:
1. Copy/script belum ada yang fixed, berarti akan makan waktu untuk membuat script dan bagi talent untuk menghafalnya.
2. Wardrobe untuk 2 anak kecil belum selesai, diperkirakan baru selesai sekitar jam 2 siang. Jadi, kita tidak bisa take scene anak-anak sebelum jam 2, apapun yang terjadi.
3. Director tidak suka dengan wardrobe talent utama, so jika klien juga tidak suka, dipastikan ada sesi menjahit baju di lokasi dan semua jadwal breakdown otomatis berubah.

Dan ketika shooting berjalan, daftarku semakin bertambah:
4. Asisten wardrobe salah beli bahan baju, dan dipastikan baju anak-anak itu baru selesai sekitar jam 4 sore, mungkin lebih sore lagi!
5. Dan semakin sore, semakin larut bagi anak-anak kecil itu untuk selesai, berarti akan mempengaruhi mood mereka.
6. Talent utama mulai kesal karena dia belum juga di take, karena script belum selesai.

Tapi pagi tadi, aku berkomitmen, untuk tidak stress, apapun yang terjadi.

Dan pagi ini, aku masuk ke set dengan satu pikiran dan keyakinan: apapun yang terjadi, pasti bisa terselesaikan dan ada solusinya.

Lalu, itulah yang terjadi. Daftar alasan stress ku tidak berkurang, malah mungkin bertambah selama di lokasi.
Yang berubah adalah caraku melihatnya. Itu bukan lagi 'daftar alasan untuk stress', tetapi daftar tantangan yang dapat dihadapi. Penting untuk memasukkan kata “dapat dihadapi” di sini, karena itu membuat masalah itu tidak lebih besar dari diriku.

Amazing, walau flu menyerang, hampir tidak tidur, dan dengan segala masalah, aku dapat menjalani shooting hari ini tanpa stress, bahkan ketika kami masih hutang beberapa frames untuk esok hari.

Ternyata, kerja tanpa stress itu, menyenangkan dan lebih ringan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar